Translate

Rabu, 02 Januari 2013

my story in 2012

malem bloger,,,,,

Ga terasa 2012 telah berlalu,,sekarang uda berada di awal 2013 terima kasih ya allah kau masih memberikan ku kesempatan tuk tetap hidup dan memperbaiki diri.....
2012 kemaren begitu banyak cobaan yang ku hadapi
begitu banyak pelajaran yang bisa di petik,,,,
dr aku masuk kuliah,,dg cobaan yg mencoba mematahkan semaangat ku dan itu semua bisa ku lalui,,,
sampai di pertengahan kuliah,di mana aku sudah bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus,,
Dan sudah mulai bisa berbaur dg teman-teman,cobaan kembali datang menghampiriku,,
pada saat itu aku sedang memulai ujian praktek pertama ku,lalu aku di panggil sama kakak tingkat katanya dad orang yg butuh golongan darah o,dan kebetulan aku bergolongan darah o,lalu aku pun ikut dia karna aku juga pengen sekali donor darah,karna sebelumnya aku belum pernah donor darah.
Sesampainya di PMI aku di tensi dan darah q normal,kemudian orang PMI MENGAMBIL DARAH KU UNTUK DI PERIKSA,
Entah kenapa waktu itu lama sekali pemeriksaan nya,sekitar 20 menit kami menunggu lalu petugas lab keluar dan memanggil aku ke dalam ruangan,katanya dia mau ngomong 4 mata..
di sini perasaan ku mulai tidak enak
kemudian aku di suruh duduk,dengan lembut di berbica
“MAAF,EMMM........KAU NDAK BISA DONOR SAMPAI KAPAN PUN,TADI DI PEMERIKSAAN TERNYATA DARAH KAMU POSITIF KENA VIRUS( *******BLA,,,BLA,,,BLA,,,)
Karna bingung aku bertanya apa itu buk???
“ITU ADALAH VIRUS (BLA***BLA**),kamu tingkat berapa???
aku: tingkat satu
petugas lab: oh pantas nanti tingkat 2 kalian ada belajar
AKU: BISA SEMBUH GA BUK????
PETUGAS LAB: TIDAK,TAPI DIA GA SAKIT,HANYA SAJA NANTI KALAU KAMU UDA USIA 40 ATAU 50AN KE ATAS JIKA DAYA TAHAN TUBUH MU UDAH GA KUAT LAGI,DIA AKAN MENGACU KE (*********)
“aku terdiam shock dan masih ga percaya,tiba2 ibu itu membuyarkan lamunan ku,,,,,,,,
Petugas lab : bagaimana kita mau menjelaskan dengan kakak tingkat mu tadi
                                bilang tensi mu rendah saja ya???
Aku        :  tapi tadi dia sudah nensi saya buk,dan darah saya normal
petugas: aduh gimana ya??? Ya sudah nanti pandai2 ssaya lah buat alasan
Aku pun kembali ke kampus untuk melanjutkan utek,tapi sebelum aku kembali dia berpesan kepadaku,,
petugas: bsok kamu datang ke lab rs depan yaa,kita pastikan kembali kebenarannya ,,
namun waktu itu aku tidak datang,karna jujur aku takut,dan aku tidak bisa menerima kenyataan,,,,,
Sesampainya di kampus aku berubah 180 derajat,dari yang sebelumnya aku ceria tapi waktu itu aku diam dan bungkam,,,,,,
dan teman2 ku pun curiga ada yang aneh,,waktu itu aku belum siap cerita karna jujur aku takut menerima kenyataan kalau sampai mereka tau mereka kan pergi dan menjauh dari aku,,,
sampai akhirnya salah satu temanku meyakinkan ku,,,,
dan akupun cerita dan alhamdulillah ternyata mereka bisa menerima dan tetap menjadi temanku,,,
Dan waktu itu aku belum berani cerita dg orang tua ku,karna aku tidak mau membuat mereka khawatir,,,,
selang dua bulan aku baru berani cerita,lalu aku di suruh berobat,akupun berobat pergi ke dokter spesialis,
tapi karena biaya berobat yg sangat mahal,aku memutuskan untuk stop
dan sekarang aku hanya pasrah pada nasib

itulah kenangan 2012 yang tak kan q lupakan seumur hidup,,,,,
sekarang aku harus move on,karna di luar sana masih banyak orang yg lebih menderita dr aku


tak ada manusia yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali sgala yang pernah terjadi
Kita pasti pernah dapatkan cobaan berat
Seakan hidup ini tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada,hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini melakukan yg terbaik
Tuhan pastikan menunjukan kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yg sabar dan tak kenal putus asa
By;the massive

Minggu, 30 Desember 2012

boyband baru sm

pagi bloger,,,
hari ini aku share nihh,,
terutama buat kamu penggemar k-pop,
tadi pagi aku dapat whatsapp dr temen aku,dia ngirimin aku foto
yg isinya
katanya nihh sm entertainment bentuk boyband baru







itu dia fotonya,,,

Rabu, 26 Desember 2012

lirik lagu dancing queen snsd



[Tiffany] Girls’ [Jessica]Generation
[Tiffany] Let’s dance
[Tiffany/Jessica] Hit the beat and take it to the fast line
[All] Yeah yeah yeah
Yeah yeah yeah
Yeah yeah yeah
Yeah yeah yeah
[Taeyeon] mudae wii neoreul cheoeum bwahsseul ttae
nae juwiie shigandeureun modu meomchugo
gaseumman ttwiiyeo
[Yoona] pyeongbeomhan naye insaengeul bakkwojun
neon naye Dancing Queen
[Tiffany] jiruhan naye ilsangeul kkaewojun
harubamye party
[All] nae mameul sarojamneun dancing
keu hwahryeohan somsshi
neoye geu igijeogin maepthi
keu achirhan sexy
[Seohyun] sum makhil deut hae Yeah ~
[Jessica] hanchameul china naega mudae wiieseo
keuttae keudaecheoreom chumchugo noraehae
machi kkumgata cheongmallo
[Sunny] pyeongbeomhan naye insaengeul bakkwojun
neon naye dancing Queen Queen
[Yuri] jiruhan naye ilsangeul kkaewojun
harubamye kkum
[All]nae mameul sarojamneun dancing
keu hwahryeohan somsshi
neoye geu igijeogin maepthi
keu achirhan sexy
[Jessica] rideume momeul matkyeo na Yeah ~
[Yoona] neon naye dancing kwiin
[Sooyoung] nuga mworaedo yeongwonhi
[Hyoyeon] nae maeumsokye seuta neon naye hero
[All] neon naye hero neon naye hero
dancing keu hwahryeohan dancing
ni igijeogin maepthi
keu achirhan sexy
[Tiffany] rideume momeul matkyeo na Yeah ~
[All] nal sarojabeun dancing ni
keu hwahryeohan somsshi
keu igijeogin maepthi ni
keu achirhan sexy
[Taeyeon] sum makhil deuthan neo Yeah ~
[All] Bring it on [Tiffany] oh la la
[All] party jeolmeumeul bultaeul dancing party
modu da hamkke hae party
jeolmeumeul bultaeul dancing party
[Eng]
Girls’ Generation
Let’s dance
Hit the beat and take it to the fast line
When I saw you for the first time on the stage
The time around me had stopped and only my heart raced
You, who has changed my normal life, are my dancing queen
The party that night has awakened my boring routine
The dancing that captivated my heart, those flashy gestures
Your selfishly nice figure, that breathtaking sexiness
It makes me lose my breath yeah
After a long time, I stand on stage
Dancing and singing like you back then
It seems like a dream, for real
You, who has changed my normal life, are my dancing queen
The dream that night has awakened by boring routine
The dancing that captivated my heart, those flashy gestures
Your selfishly nice figure, that breathtaking sexiness
I trust my body to the rhythm yeah
You are my dancing queen forever no matter what anyone says
(I don’t care what anyone thinks
Cause you’re the one who makes me dance.
You’re one the who makes me sing.
Can’t nobody be my dancing queen but you.)
You’re the star of my heart, my hero, you’re my hero, you’re my hero
(I get the “chills” when I see you move, see you groove.
The way you shake your body is “Look at me everybody!”
Your dancing makes me hot.)
Dancing, that flashy dancing
Your selfishly nice figure, that breathtaking sexiness
I trust my body to the rhythm yeah
The dancing that captivated me, your flashy gestures
That selfishly nice figure, breathtaking sexiness
You take my breath away yeah
Bring it on
Party, a dancing party to set fire to our youth
Everyone all together party
A dancing party to set fire to our youth

snsd dancing queen















ujian praktek









Selasa, 11 Desember 2012

fisioterapi dada

FISIOTERAPI DADA Pembahasan lebih mendalam

A.    PENGERTIAN
Fisioterapi dada adalah: suatu rangkaian tindakan keperawatan yang terdiri atas perkusi dan vibrasi, postural drainase, latihan pernapasan/napas dalam, dan batuk yang efektif. (Brunner & Suddarth, 2002: 647)
Tujuan: untuk membuang sekresi bronkial, memperbaiki ventilasi, dan meningkatkan efisiensi otot-otot pernapasan.

B.     ANATOMI FISIOLOGI SISTEM PERNAPASAN.









C.     INDIKASI DAN KONTRA INDIKASI FISIOTERAPI DADA.
  1. Indikasi:
v  Terdapat penumpukan sekret pada saluran napas yang dibuktikan dengan pengkajian fisik, X Ray, dan data klinis.
v  Sulit mengeluarkan atau membatukkan sekresi yang terdapat pada saluran pernapasan.
  1. Kontra indikasi:
v  Hemoptisis
v  Penyakit jantung
v  Serangan Asma Akut
v  Deformitas struktur dinding dada dan tulang belakang.
v  Nyeri meningkat.
v  Kepala pening
v  Kelemahan.

D.    DIAGNOSA KEPERAWATAN YANG MUNGKIN MUNCUL
Diagnosa keperawatan yang berhubungan dengan fisioterapi dada adalah:
  1. Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan mukus banyak/ sekresi yang tertahan/ sekresi di bronkus.(NANDA).
  2. Pola napas tidak efektif berhubungan dengan sekresi yang kental dan berlebihan(Linda Jual Carpenito).

E.     KONSEP FISIOLOGIS FISIOTERAPI DADA.
  1. Perkusi
Perkusi atau disebut clapping adalah tepukkan atau pukulan ringan pada dinding dada klien menggunakan telapak tangan yang dibentuk seperti mangkuk dengan gerakan berirama di atas segmen paru yang akan dialirkan. Perkusi dapat membantu melepaskan sekresi yang melekat pada dinding bronkus  dan bronkiolus.



  1. Vibrasi
Vibrasi adalah kompresi dan getaran kuat secara serial oleh tangan yang diletakan secara datar pada dinding dada klien selama fase ekshalasi pernapasan.Vibrasi dilakukan setelah perkusi untuk meningkatkan turbulensi udara ekspirasi sehingga dapat melepaskan mucus kental yang melekat pada bronkus dan bronkiolus. Vibrasi dan perkusi dilakukan secara bergantian.
 














  1. Postural Drainase
Postural drainase adalah pengaliran sekresi dari berbagai segmen paru dengan bantuan gravitasi. Postural drainase menggunakan posisi khusus yang memungkinkan gaya gravitasi membantu mengeluarkan sekresi bronkial. Sekresi mengalir dari bronkiolus yang terkena ke bronki dan trakea lalu membuangnya dengan membatukkan dan pengisapan.
Tujuan postural drainase adalah menghilangkan atau mencegah obstruksi bronkial yang disebabkan oleh akumulasi sekresi.
Dilakukan sebelum makan (untuk mencegah mual, muntah dan aspirasi ) dan menjelang/sebelum tidur.



  1. Latihan Pernapasan/napas dalam
Latihan pernapasan adalah bentuk latihan dan praktek teratur yang dirancang dan dijalankan untuk mencapai ventilasi yang terkontrol  dan efisien serta mengurangi kerja pernapasan. Latihan pernapasan ini juga diindikasikan pada klien dispnoe dan klien yang masih dalam tahap penyembuhan setelah pembedahan thoraks.


Latihan pernapasan terdiri dari:
-          Pernapasan diafragma atau pernapasan abdominal: menggunakan diafragma dan dapat menguatkan diafragma selama pernapasan sehingga memungkinkan napas dalam secara penuh dengan sedikit usaha.
-          Pernapasan bibir dirapatkan/ pursed lip breathing: pernapasan dengan bibir dirapatkan untuk memperpanjang ekshalasi dan meningkatkan tekanan jalan napas selama ekspirasi dengan demikian mengurangi jumlah udara yang terjebak dan jumlah tahanan jalan napas.
Tujuan latihan pernapasan:
-          meningkatkan inflasi alveolar yang maksimal
-          meningkatkan relaksasi otot pernapasan
-          menghilangkan atau menghindari pola aktivitas otot-otot pernapasan yang tidak berguna dan tidak terkoordinasi
-          menurunkan frekuensi pernapasan
-          mengurangi kerja pernapasan
-          menghilangkan ansietas.
  1. Batuk Efektif
Batuk efektif merupakan latihan batuk untuk mengeluarkan sekresi.
Setiap tiga atau empat kali perkusi vibrasi klien didorong untuk batuk efektif.

F.      PROSEDUR TINDAKAN
  1. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan oleh perawat dalam melakukan fisioterapi dada adalah:
-          Waspada dan perhatikan tentang kontraindikasi yang mungkin ditemukan pada klien.
-          Pastikan bahwa klien telah nyaman, tidak menggunakan pakaian yang ketat.
-          Pastikan klien tidak baru saja makan.
-          Berikan medikasi untuk mengurangi nyeri, agen mukolitik, bronkodilator, air atau salin untuk nebuliser jika diresepkan.
-          Auskultasi dada sebelum dan setelah fisioterapi dada
-          Tindakan dihentikan bila terjadi gejala-gejala: nyeri meningkat, napas pendek meningkat, kelemahan, pusing, hemoptisis.
-          Hati-hati dilakukan pada lansia karena peningkatan osteoporosis dan resiko fraktur iga.
-          Jumlah siklus perkusi dan vibrasi diulang tergantung toleransi dan respon klien.
-      Perkusi tidak boleh dilakukan pada daerah dengan struktur yang mudah cedera seperti mamae, sternum,kolumna spinalis, dan ginjal.

  1. Prosedur Tindakan:
a.      Perkusi
1)      Persiapan Alat:
o   Handuk (jika perlu)
o   Peniti (jika perlu)
o   Tempat sputum
2)      Prosedur Pelaksanaan:
o   Ikuti protokol standar umum dalam intervensi keperawatan seperti perkenalkan diri perawat, pastikan identitas klien, jelaskan prosedur dan alasan tindakan, cuci tangan.
o   Tutup area yang akan dilakukan perkusi dengan handuk atau pakaian tipis untuk mencegah iritasi kulit dan kemerahan akibat kontak langsung.
o   Anjurkan klien untuk tarik napas dalam dan lambat untuk meningkatkan relaksasi
o   Jari dan ibu jari berhimpitan dan fleksi membentuk mangkuk.
o   Secara bergantian lakukan fleksi dan ekstensi pergelangan tangan secara cepat untuk menepuk dada.
o   Perkusi pada setiap segmen paru selama 1-2 menit.
o   Perkusi tidak boleh dilakukan pada daerah dengan struktur yang mudah cedera seperti mamae, sternum,kolumna spinalis, dan ginjal.
o   Cuci tangan
b.      Vibrasi
1)      Persiapan Alat: sama seperti pada perkusi.
2)      Prosedur Pelaksanaan:
o   Ikuti protokol standar umum dalam intervensi keperawatan seperti perkenalkan diri perawat, pastikan identitas klien, jelaskan prosedur dan alasan tindakan, cuci tangan.
o   Letakkan tangan, telapak tangan menghadap ke bawah di area dada yang akan didrainase, satu tangan di atas tangan yang lain dengan jari-jari menempel bersama dan ekstensi. Cara lain tangan bisa diletakkan secara bersebelahan.
o   Anjurkan klien tarik napas dalam dan lambat untuk meningkatkan relaksasi
o   Selama masa ekspirasi, tegangkan seluruh otot tangan dan lengan serta siku lalu getarkan, gerakkan ke arah bawah. Perhatikan agar gerakan dihasilkan dari otot-otot bahu. Hentikan gerakan jika klien inspirasi.
o   Vibrasi selama 3 - 5 kali ekspirasi pada segmen paru yang terserang.
o   Setelah setiap kali vibrasi ,anjurkan klien batuk dan keluarkan sekresi ke tempat sputum.
o   Cuci tangan
c.      Postural Drainase
1)      Persiapan Alat:
o   Bantal ( 2 atau 3 buah)
o   Tisue
o   Segelas Air hangat
o   Sputum Pot
2)      Prosedur Pelaksanaan:
o   Ikuti protokol standar umum dalam intervensi keperawatan seperti perkenalkan diri perawat, pastikan identitas klien, jelaskan prosedur dan alasan tindakan, cuci tangan.
o   Pilih area tersumbat yang akan didrainase berdasarkan pada pengkajian semua bidang paru, data klinis dan gambaran foto dada.
 Agar efektif, tindakan harus dibuat individual untuk mengatasi spesifik dari paru yang tersumbat.
o   Baringkan klien dalam posisi untuk mendrainase area yang tersumbat. Bantu klien untuk memilih posisi sesuai kebutuhan. Ajarkan klien untuk mengatur postur, posisi lengan dan kaki yang tepat. Letakkan bantal sebagai penyangga dan kenyamanan.
Posisi khusus dipilih untuk mendrainase setiap area yang tersumbat.
o   Minta klien mempertahankan posisi selama 10-15 menit.
Pada orang dewasa, pengaliran setiap aaea memerlukan waktu. Anak-anak,  prosedur ini cukup 3-5 menit.
o   Selama 10-15 menit drainase pada posisi ini, lakukan perkusi dan vibrasi dada atau gerakan iga di atas area yang didrainase.
Memberikan dorongan mekanik yang bertujuan memobilisasi sekresi pada jalan napas.
o   Setelah drainase pada posisi pertama, minta klien duduk dan batuk. Tampung sekresi yang dikeluarkan dalam sputum pot. Jika klien tidak bisa batuk, harus dilakukan pengisapan. Setiap sekresi yang dimobilisasi ke dalam jalan napas harus dikeluarkan melalui batuk atau pengisapan sebelu klien dibaringkan pada posisi drainase selanjutnya. Batuk akan sangat efektif bila klien duduk dan membungkuk ke depan.
o   Minta klien istirahat sebentar, bila perlu.
Periode istirahat sebentar di antara drainase postural dapat mencegah kelelahan dan membantu klien menoleransi terapi dengan lebih baik.
o   Minta klien minum sedikit air.
Menjaga mulut tetap basah sehingga membantu ekspetorasi sekresi.
o   Ulangi langkah 3 hingga 8 sampai semua area tersumbat yang dipilih telah terdrainase. Setiap tindakan tidak lebih dari 30-60 menit.
Drainase postural digunakan hanya untuk mengalirkan area yang tersumbat dan berdasarkan pada pengkajian individual.
o   Ulangi pengkajian dada pada setiap bidang paru.
Memungkinkan anda mengkaji kebutuhan drainase selanjutnya atau mengganti program drainase.
o   Cuci tangan.
Mengurangi transmisi mikroorganisme
d.     Latihan Napas/ Napas Dalam.
1)      Prosedur Pelaksanaan:
o   Ikuti protokol standar umum dalam intervensi keperawatan seperti perkenalkan diri perawat, pastikan identitas klien, jelaskan prosedur dan alasan tindakan, cuci tangan.
o   Atur posisi yang nyaman bagi klien dengan posisi setengah duduk di tempat tidur atau di kursi atau dengan lying position ( posisi berbaring) di tempat tidur dengan satu bantal.
o   Fleksikan lutut klien untuk merilekskan otot abdomen.
o   Tempatkan satu atau dua tangan pada abdomen, tepat di bawah tulang iga.
o   Tarik napas dalam melalui hidung, jaga mulut tetap tertutup. Hitung sampai 3 selama inspirasi.
o   Konsentrasi dan rasakan gerakan naiknya abdomen sejauh mungkin, tetap dalam kondisi relaks dan cegah lengkung pada punggung. Jika ada kesulitan menaikkan abdomen, ambil napas dengan cepat, lalu napas kuat lewat hidung.
o   Hembuskan udara lewat bibir, seperti meniup dan ekspirasi secara perlahan dan kuat sehingga terbentuk suara hembusan tanpa mengembungkan pipi.
o   Konsentrasi dan rasakan turunnya abdomen dan kontraksi otot abdomen ketika ekspirasi. Hitung samapai 7 selama ekspirasi.
o   Gunakan latihan ini setiap kali merasakan napas pendek dan tingkatkan secara bertahap selama 5-10 menit, 4 kali sehari. Latihan ini dapat pula dilakukan pada posisi duduk tegap, berdiri, dan berjalan.
o   Cuci tangan
e.      Batuk Efektif.
1)      Persiapan Alat:
o   Sputum pot
o   Lisol 2-3%
o   Handuk pengalas
o   Peniti
o   Bantal (jika diperlukan)
o   Tisu
o   Bengkok
2)      Prosedur Pelaksanaan:
o   Ikuti protokol standar umum dalam intervensi keperawatan seperti perkenalkan diri perawat, pastikan identitas klien, jelaskan prosedur dan alasan tindakan, cuci tangan Atur posisi klien: posisi duduk dan membungkuk sedikit kedepan untuk memungkinkan batuk lebih kuat. Jaga lutut dan panggul fleksi untuk meningkatkan relaksasi dan mengurangi tegangan pada otot-otot abdomen.
o   Setelah menggunakan pengobatan bronkodilator (jika diresepkan), tarik napas dalam lewat hidung dan tahan napas untuk beberapa detik, hembuskan melalui bibir yang dirapatkan.
o   Batukkan 2 kali, batuk pertama untuk melepaskan mukus dan batuk kedua untuk mengeluarkan sekresi. Jika klien merasa nyeri dada saat batuk, tekan dada dengan bantal. Tampung sekresi pada sputum pot yang berisi lisol.
o   Untuk batuk menghembus, sedikit maju ke depan dan ekpirasi kuat dengan suara hembusan. Teknik ini menjaga jalan napas terbuka ketika sekresi bergerak ke atas dan keluar paru-paru.
o   Inspirasi dengan napas pendek cepat bergantian untuk mencegah mukus kembali ke jalan napas yang sempit.
o   Istirahat dan hindari batuk yang terlalu lama karena dapat menyebabkan kelelahan.
o   Cuci tangan.

G.    PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA
Hal-hal yang perlu diajarkan kepada pasien dan keluarga adalah:
  1. Jelaskan tentang pengertian dan manfaat dari tindakan fisioterapi dada.
  2. Jelaskan tentang posisi dan teknik perkusi,vibrasi,postural drainase dan batuk efektif.
  3. Fisioterapi dada dilakukan di rumah untuk klien dengan PPOM, bronkiekstatis, dan fibrosis kistik.
  4. Jelaskan teknik pernapasan diafragma dan pernapasan bibir dirapatkan.
  5. Jelaskan bahwa postural drainase dilakukan sebelum makan atau menjelang tidur.
  6. Anjurkan untuk selalu mempertahankan cairan yang adekuat/minum yang banyak  dan menjaga kelembaban udara yang adekuat untuk mencegah kekentalan sekresi.
  7. Perkenalkan tanda-tanda infeksi seperti demam, perubahan warna dan karakter sputum.
  8. Jelaskan bahwa tindakan dihentikan jika terdapat gejala-gejala seperti nyeri meningkat, napas pendek meningkat, kelemahan, kepala pening dan hemoptisis.








DAFTAR PUSTAKA

Perry, Peterson, Potter. 2005. Buku Saku Ketrampilan Dan Prosedur Dasar. Edisi5.Alih Bahasa: Rosidah, Monika Ester. Jakarta: EGC.


Brunner & Suddart. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Alih Bahasa: Agung Waluyo,dkk. Jakarta: EGC.


Kusyati Eni Ns, dkk. 2006. Ketrampilan Dan Prosedur Laboratorium Keperawatan Dasar. Jakarta: EGC.